Sabtu, 27 September 2014

MESIN BIOLOGIS TANAMAN JERUK sp (1)

MESIN BIOLOGIS TANAMAN JERUK sp (1)
 


Tanaman adalah mesin bologis, jadi analog dengan  mesin mekanis, ada bahan baku, ada mesin yang memproses bahan baku tersebut dan ada hasil proses yang disebut produk, atau pada mesin biologis disebut hasil panen (yield). Konsep mesin biologis ini menyiratkan: akar, batang dan daun tidak berguna sepanjang tidak menunjang hasil panen yang optimal. Jadi semua komponen harus diperhitungkan dari masukannya untuk panen optimal.

Jeruk sp adalah pohon perenial yang tumbuh periodik, ada tumbuh yang menghasilkan ranting vegetatif, ada pula tumbuh yang menghasilkan ranting reproduktif, yang tumbuh bergilir atau tumpang tindih, tapi keduannya bersaing karena menggunakan bahan baku yang sama. Hasil panen yang optimal adalah hasil panen yang ajeg (constant) tinggi setiap musim. Ini hanya terjadi bila ada keseimbangan antara tumbuh vegetatif dengan tumbuh reproduktif. Pohon yang berada dalam keadaan keseimbangan fisiologis demikian disebut pohon sehat.
Pohon Jeruk dapat tumbuh didominasi oleh tumbuh vegetatif, sehingga praktis tidak menghasilkan buah, atau berbuah sedikit sekali.Sebaliknya dapat pula tumbuh reproduktif yang dominan, pohon berbuah lebat sekali, namun tidak punya pelanjut tumbuh untuk musim berikutnya dan semua cadangan makanan habis tersedot oleh buah yang terlalu lebat. Karenanya pada musim berikutnya pohon berbuah sedikit sekali, dan memerlukan waktu satu atau dua musim untuk dapat berbuah kembali secara normal. Fenomena tersebut disebut gejala Alternans. Mungkin pula pohon tidak berbuah sama sekali atau bahkan mungkin mati.
Hal inilah mungkin yang menjadi salah satu penyebab banyaknya pohon jeruk di Indonesia yang mengalami kematian diawal masa-masa produktifnya (dibawah 6 tahun dari tanam). Karena ketidaktahuan para petani Jeruk sp berkaitan dengan keseimbangan tumbuh vegetatif dan reproduktif sehingga pohon dipaksa berbuah pada umur yang muda dan dipaksa berbuah sangat lebat tanpa ada tindakan penjarangan buah.

Sumber : di kutip dari Makalah Optimasi Hasil Panen Kebun Jeruk melalui Teknik Diagnosis oleh Aos M. Akyas