Selasa, 02 Juli 2013

PASAK BUMI YANG MEMBUMI DI ALAM KALIMANTAN



Mungkin Anda, terutama kalangan pria, sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini: Pasak Bumi! Pasak Bumi memang memiliki banyak sekali khasiat untuk kesehatan, terutama untuk meningkatkan gairah dan vitalitas pada pria.
Pasak Bumi memang telah dikenal sebagai tanaman yang kerap digunakan untuk obat kuat kaum Adam. Khasiat Pasak Bumi ini telah terbukti dan dirasakan sejak dulu sampai sekarang ini.
Di Indonesia, Pasak Bumi atau yang dikenal dengan nama latin Eurycoma longifolia, tumbuh subur di pedalaman Kalimantan yang juga telah dikenal dan digunakan oleh masyarakat Dayak sebagaimana tanaman yang memiliki beragam khasiat. Foto-foto tanaman Pasak Bumi ini saya ambil dari tanaman asli Pasak Bumi di lokasi kalimantan barat yaitu ada 4 titik tanaman yang saya temukan dilapangan. Adapun ciri-cirinya adalah daun termasuk majemuk yang tersusun saling berhadapan, tangkai daun berwarna merah menyala, daun berserat (jika diremas-remas tidak mudah sobek) dan rasa daunnya pahit kuat sekali.
Pasak Bumi atau yang di Negeri Jiran Malaysia dikenal dengan Tongkat Ali ini ternyata kandungannya telah banyak diteliti secara ilmiah yang mana menunjukkan berbagai khasiat yang ada didalamnya.
Pasak Bumi mengandung ekstrak yang disebut dengan ethanolic yang sangat berperan dalam menambah jumlah hormon testosteron pada pria. Tanaman Pasak Bumi juga mengandung strichnin dan brusin yang sangat berkhasiat untuk menambah vitalitas pria karena memiliki sifat afrodisiak.
Menurut hasil penelitian, tumbuhan afrodisiak mengandung senyawa turunan alkaloid, saponin, tanin, dan lainnya yang berperan dalam melancarkan peredaran darah. Hal tersebut kemudian berimplikasi pada peningkatan sirkulasi darah di daerah alat kelamin pria.
Lantas, apakah hanya sebatas itu saja khasiatnya? Ternyata tidak! Masih banyak khasiat lainnya yang dimiliki oleh Pasak Bumi seperti untuk mengobati penyakit malaria.
Akar Pasak Bumi mengandung senyawa yang disebut dengan erikuimanon yang disinyalir mampu mengobati penyakit malaria. Demikian juga dengan kandungan senyawa yang disebut kuasinoid yang sangat berperan dalam melumpuhkan plasmodium falcifarum yakni bakteri yang menjadi penyebab penyakit malaria sendiri.
Selain itu, Pasak Bumi juga digunakan untuk mencegah terjadinya serangan kanker. Kandungan senyawa alkaloid dan kuasinoid-nya bisa menghambat terjadinya pertumbuhan sel kanker.
Hal tersebut pernah diuji dengan penelitian di Malaysia yang menyatakan bahwa ada setidaknya 8 alkaloid yang ditemukan dalam akar Pasak Bumi, salah satunya ialah alkaloid yang berfungsi sebagai anti-kanker payudara.
Sedangkan menurut penelitian lainnya, diantaranya yang pernah dilakukan oleh Universitas Tokyo Jepang, Pasak Bumi juga ditemukan memiliki khasiat untuk anti-leukemia dan juga meningkatkan kekebalan tubuh bagi penderita HIV.
Pasak Bumi merupakan salah satu jenis tumbuhan obat yang tumbuh di hutan-hutan, termasuk di hutan Indonesia. Didalamnya terkandung setidaknya empat senyawa yang mengandung banyak khasiat yakni sebagai berikut:
  • Senyawa canthin yang berfungsi dalam menghambat terjadinya pertumbuhan sel kanker.
  • Senyawa turunan eurycomanone yang berfungsi sebagai anti-malaria.
  • Senyawa etanol yang berperan sebagai afrodisiak.
  • Senyawa quasinoid yang sangat ampuh sebagai anti-leukemia dan prospektif untuk penderita penyakit HIV.
Bagian mana saja yang mengandung banyak manfaat dari Pasak Bumi ini? Pada dasarnya, Pasak Bumi memiliki khasiat di hampir seluruh bagian tubuhnya.
  • Daun Pasak Bumi
    Daun Pasak bumi yang masih muda bisa Anda manfaatkan untuk mengobati sakit perut.
  • Akar tumbuhan
    Kulit akar Pasak Bumi sangat ampuh untuk mengobati demam, penyembuh luka di gusi atau gangguan cacing serta tonikum pasca melahirkan.
  • Kulit batang
    Kulit batang Pasak Bumi banyak dimanfaatkan untuk koagulan pasca seorang ibu melahirkan. Selain itu, bisa juga digunakan untuk mengobati nyeri pada tulang.
  • Bunga dan buah Pasak Bumi
    Bagian bunga dan buah Pasak bumi bisa digunakan untuk mengobati penyakit disentri.
Pasak Bumi ini penyebarannya terdapat di Sumatera dan Kalimantan (Indonesia), Semenanjung Malaysia, dan lainnya. Dengan begitu banyak khasiat yang dimiliki oleh Pasak Bumi ini maka Anda yang memiliki beberapa keluhan penyakit di atas seperti malaria atau ingin meningkatkan vitalitas (bagi pria) bisa menjadikan Pasak Bumi sebagai alternatif pengobatan yang mujarab. Selamat mencoba!
Baca informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/senyawa-penting-dan-khasiat-pasak-bumi.html#ixzz2XtMCcCGM

Rabu, 08 Mei 2013

TERATAI...SUNGGUH INDAH BUNGAMU

Teratai (Nelumbo nucifera Gaertn.) adalah tanaman air yang sangat indah yang merupakan tanaman asli dari daratan Asia. Teratai dibuddidayakan di kolam-kolam, kadang tumbuh liar di rawa-rawa. Terna, tumbuh tegak dengan rimpang yang tebal dan tumbuh menjalar. Daun dan bunga keluaar langsung dari rimpang yang berada dilumpur pada dasar kolam. Helaian daun bulat dan lebar, diameter 30-50 cm, disangga oleh tangkai yang panjang dann bulat berdiameter 0,5-1 cm, panjang tangkai 75-150 cm. Dauan menyembul keatas permukaan air, menjulang tegak seperti perisai. Permukaan daun berlilin, berwarna hijau keputihan, tepi rata dan bagian tengah agak cekung.
          Bunga harum, tumbuh menjulang diatas permukaan air dengan tangkai bulat panjang dan kokoh, diameter bunga 15-25 cm, benang sari banyak, kepala sari berwarna kuning, mahkota bunga lebar berwarna merah jambu, putih dan kuning. Bunga mekar seharian penuh dari pagi sampai sore.
          Seluruh tanaman teratai berkhasiat obat seperti rimpang, daun, tangkai, bunga, benang sari, biji, penjangga bunga yang mirip sarang tawon serta tunas biji. Akar berkhasiat menghentikan pendarahan, membuyarkan darah beku, dan penenang. Biji teratai berkhasiat menurunkan tekanan darah,menguatkan limpa dan menambah nafsu makan.

Rabu, 13 Februari 2013

Hama Kutu Kuning Semangka



        Panen buah semangka musim ini tidak begitu menguntungkan dibandingkan dengan beberapa musim yang lalu, hal ini disebabkan salah satunya adalah kualitas dan kuantitas buah yang tidak maksimal. Dari segi kuantitas atau volume panen tidak mencapai target dikarenakan buah banyak yang  grade-nya B atau buahnya banyak yang kecil. Kualitas  buah juga kurang  bagus banyak yang cacat, abnormal dan tidak mulus. Kurangnya kualitas dan kuantitas buah ini ternyata dipengaruhi juga oleh mewabahnya serangan hama kutu daun (aphids) atau dalam bahasa jawa disebut juga cambuk. Memang pada musim tanam ini serangan hama kutu kuning ini sangat berat, hampir semua daun tanaman semangka terserang hama ini. Tidak tanggung-tanggung mulai pucuk daun hingga daun yang sudah tua bahkan di cabangnya pun terdapat hama ini. Dalam satu daun saja terdapat paling sedikit 8 ekor kutu. 
         Tanaman yang terserang hama ini menunjukkan gejala daun menggulung, pucuk tanaman keriting dan berdiri/tegak, daun kekuningan  karena cairannya diisap oleh kutu ini. Jika sudah masuk masa pembungaan dapat juga menghambat pembentukan bunga. Jika sudah terdapat buah semangka sikutu juga dapat mengganggu kemulusan buah karena kotoran/sekresi kutu ini mengundang datangnya semut karena manis sehingga permukaan buah tidak licin mulus. Pertumbuhan dan perkembangan buah terhambat karena daun yang merupakan dapur untuk menghasilkan makanan untuk di suplai ke buah terganggu sehingga buah menjadi kecil dan cacat.
          Pengendalian hama ini sudah dilakukan secara rutin setiap 1 minggu sekali dilakukan penyemprotan dengan insektisida khusus untuk membasmi kutu/aphids ini. Tetapi perkembangan hama tetap tidak bisa terkendali, mungkin dikarenakan cuaca yang juga mendukung terhadap perkembangbiakan kutu ini. Tidak saja dilokasi kebun kami yang  terserang parah, ternyata di kebun tetangga yang jaraknya lebih dari 5 km saja juga dikabarkan gagal panen karena terserang hama ganas ini.
            Ini mungkin pelajaran bagi kami agar kedepan didalam budidaya semangka agar lebih intensif, responsif dan cepat melakukan tindakan perawatan.  Ada beberapa Hal yang harus dilakukan segera untuk mencegah cepatnya perkembangbiakan hama ini, yaitu :
  1. Memangkas segera mungkin  bagian tanaman yang terserang aphids jika ditemukan masih belum terlalu banyak dan kemudian membuangnya jauh dari area pertanaman.
  2. Memasang perangkap seperti Yellow sticky trap yang terbuat dari impra board yang kedua sisinya dilapisi dengan minyak goreng atau cairan oli.
  3. Menyemprotkan insektisida berbahan aktif tetasipermetrin-30 36 gram/liter atau dimethoate perfekthion 400 EC 1-2 ml/liter.


Kamis, 18 Oktober 2012

KATAKAN YA...PADA PETAI

Petai atau petei....pasti sebagian orang sudah berpikir "baunya itu loh...",tapi tahu kah anda bahwa buah petai ini menjadi kegemaran sebagian orang malah karena baunya yg nikmat.Menjadi salah satu penyedap makanan apalagi bareng dengan sambal terasi....wuahhhh nikmat sekali.
Dibalik kenikmatan itu ternyata banyak khasiat yang di kandungnya..misalnya untuk memperlancar air seni
Untuk menambah informasi tentang manfaat petai, ini ada bebrapa info yang saya kutip dari situsWikipedia :

"Manfaat Petai Sumber Energi Dibanding apel, petai memiliki protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Petai merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142 kkal per 100 g biji. Petai mengandung tiga macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi tersebut mampu memberikan dorongan tenaga instan, tetapi cukup lama dan cukup besar efeknya.
Kandungan fosfor pada petai juga cukup baik, yaitu 115 mg per 100 g biji. Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak setelah kalsium. Kurang lebih satu persen berat tubuh kita terdiri dari fosfor. DNA dan RNA di dalam tubuh kita terdiri dari fosfor dalam bentuk fosfat, demikian juga membran sel yang membantu menjaga permeabilitas sel. Sebagian besar fosfor diserap tubuh dalam ben­tuk anorganik, khususnya di bagian atas duodenum hingga 70 persen. Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yaitu 46 mg per 100 g biji. Vitamin C sangat penting perannya dalam proses hidroksilasi asam amino prolin clan lisin, menjadi hidroksiprolin clan hidroksilisin. Perannya adalah dalam proses penyem­buhan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stres. Rata-rata kebutuhan tubuh akan vitamin C adalah 75 mg per hari pada wanita dan 90 mg per hari. pada pria dewasa.
Kandungan vitamin A pada petai juga cukup baik, yaitu 200 IU per 100 g. Vitamin A berperan menjaga agar kornea mata selalu sehat. Mata yang normal biasanya mengeluarkan mukus, yaitu cairan lemak kental yang dikeluarkan sel epitel mukosa, sehingga membantu mencegah terjadinya infeksi. Namun, bila kekurangan vitamin A, sel epitel akan mengeluarkan keratin, yaitu protein yang tidak larut dalam air dan mukus.
Kendurkan Saraf & Hilangkan Depresi Apakah Anda sering merasa bad ini the mood? Itu tandanya bahwa Anda kekurangan gizi. Mood dikendalikan oleh sistem kerja otak. Kemampuan kerja otak dipengaruhi oleh masukan zat gizi yang diperlukan. Aneka zat gizi itu harus dipasok secara berimbang dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Salah satu zat gizi yang berperan memperbaiki mood adalah triptofan (suatu asam amino esensial).
OBAT HATI DAN GINJAL Radikal bebas mudah sekali ditemukan pada berbagai produk pangan, terutama pada produk yang digoreng atau dibakar. Hidrogen peroksida; super­oxidee anion, dan hidroksil, merupakan contoh-contoh radikal bebas. Molekul tersebut sangat tidak stabil, sangat reaktif, dan merusak jaringan. Radikal bebas akan menjadi tidak berdaya bila berhadapan dengan antioksidan.
Turunkan Risiko Kematian Akibat Stroke Petai juga mempunyai manfaat lain yang luar biasa. Jika mengalami PMS (pre­menstrual syndrome), yaitu sindroma menjelang datangnya menstruasi, seseorang tidak perlu minum tablet apa pun, cukup atasi dengan makan petai. Vitamin B6 yang dikandung petai dapat mengatur kadar gula darah, sehingga akan membangkitkan mood dengan kandungan zat besi yang cukup tinggi (1,2 mg/ 100 g), petai juga dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
PENJAGA SALURAN PENCERNAAN Kandungan serat dietary fibers yang tinggi membuat petal sangat balk untuk saluran pencernaan. Petal digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan kare­na teksturnya yang lembut dan halus. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung. Petai memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada Anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan petal untuk mengurangi sakitnya. Petai juga sangat baik untuk menjaga suhu tubuh. Banyak budaya lain yang melihat petai sebagai buah "dingin" yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. . Petai akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu bakal meningkatkan kadar gula darah yang telah turun. Sementara susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh."



Jumat, 23 Maret 2012

PENGENDALIAN LALAT BUAH(2)

Guna mengendalikan hama lalat buah secara efektif dilapangan, maka kita harus terlebih dahulu mengetahui prilaku lalat buah. Sebagai binatang siang, lalat buah sangat membutuhkan cahaya untuk aktivitas kehidupannya. Binatang ini tertarik dan terrangsang pada visualisasi warna kuning, yaitu buah menjelang masak disaat warna kuning mulai tampak, merupakan undangan kehadiran lalat buah khususnya lalat betina untuk bertelur.Disamping itu, lalat buah juga memiliki indra penciuman yang sangat tajam. Dengan alat ini lalat buah  dapat mengenali bau setiap buah melalui aroma, sehingga lalat buah betina sangat mengetahui saat musim buah tiba. 

Bila ingin bertelur, lalat buah betina terbang mencari buah yang menjelang masak. Alat peletak telur (ovipositor) yang berada diruas belakang badan ditusukkan menembus kulit buah, masuk kedalam buah dan membuat semacam rongga. Ke dalam rongga ini alat peletak telur meletakkan telur-telurnya, 1-10 butir sekali diletakkan.Seharian lalat betina akan bertelur terus, dapat sampai 40 butir telur. Dengan demikian seekor lalat buah dalam sehari dapat merusak 1-40 buah.
Seekor lalat buah dapat hidup antara 24-460 hari, lalat buah membutuhkan suhu rendah bagi kehidupannya yaitu 24-26 derajat Celsius, sedangkan diatas itu dapat  menyengat tubuhnya dan mati.

Senin, 14 November 2011

BUDIDAYA SIRSAK (NANGKA BELANDA)

Deskripsi
Kandungan Buah sirsak tersusun atas 67% daging buah yang dapat dimakan, 20% kulit, 8,5% biji, dan 4%.poros tengah buah, dari berat keseluruhan buah. Kandungan gulanya sekitar 68% dari seluruh bagian padat daging buah. Sirsak merupakan sumber vitamin B yang lumayan jumlahnya (0,07 mg/100 g daging buah) dan vitamin C (20 mg/ 100 g daging buah), dan sedikit sampai sedang kandungan kalsium dan fosfornya. Sifat yang paling disenangi orang dari sirsak ini ialah harumnya dan aromanya yang sangat menggiurkan. Daging buahnya mirip dengan ‘cherimoya’, warna putihnya yang murni itu sangat stabil, walaupun sedang diolah. Sirsak berbentuk perdu atau pohon kecil, tingginya 3-10 m, tajuknya cocok dengan model arsitektur Troll, bercabang hampir mulai dari pangkalnya. Daun berbentuk lonjong-bundar telur sungsang, berukuran (8-16) cm x (3-7) cm, ujungnya lancip pendek; tangkai daun panjangnya 3-7 mm. Bunga-bunganya teratur, 1-2 kuntum berada pada perbungaan yang pendek, berwarna kuning kehijauan; gagang bunga panjangnya sampai 2,5 cm; daun kelopaknya 3 helai, berbentuk segi tiga, tidak rontok, panjangnya sekitar 4 mm; daun mahkota 6 helai dalam 2 baris, 3 lembar daun mahkota terluar berbentuk bundar telur melebar, berukuran (3-5) cm x (2-4) cm; 3 lembar daun mahkota dalam berukuran (2-4) cm x (1,5-3,5) cm, pangkalnya bertaji pendek; benang sarinya banyak, tersusun atas barisan-barisan, menempel di torus yang terangkat, panjangnya 4-5 mm, tangkai sarinya berbulu lebat; bakal buahnya banyak, berbulu lebat sekali, kemudian gundul. Buahnya yang matang, yang merupakan buah semu, berbentuk bulat telur melebar atau mendekati jorong, berukuran (10-20) cm x (15-35) cm, berwarna hijau tua dan tertutup oleh duri-duri lunak yang panjangnya sampai 6 mm, daging buahnya yang berwarna putih itu berdaging dan penuh dengan sari buah. Bijinya banyak, berbentuk bulat telur sungsang, berukuran 2 cm x 1 cm, berwarna coklat kehitaman, berkilap.
Manfaat
Sirsak dapat dimakan dalam keadaan segar sebagai pencuci mulut jika matang betul, atau dicampur dengan es krim atau susu dijadikan minuman yang lezat, seperti dilakukan di Jawa, Kuba, dan sebagian dari Amerika. Akan tetapi, buah ini lebih sering dimakan dalam bentuk ‘puree’ setelah daging buahnya diperas dan disaring. Juga dapat dijadikan selai buah, sari buah (setelah dicampur gula), nektar atau sirop. Juga digunakan dalam pembuatan eskrim. Di Indonesia dodol sirsak dibuat dengan cara daging buahnya dipanaskan dalam air dan diberi gula sampai campuran itu mengental. Di Filipina, buah sirsak muda beserta bijinya yang masih lunak digunakan sebagai sayuran. Buah tua yang masih keras dapat dibuat kue yang lezat rasa dan aromanya.
Syarat Tumbuh
Sirsak merupakan jenis yang paling tidak bandel tumbuhnya di antara jenis-jenis Annona lainnya dan memerlukan iklim tropik yang hangat dan lembap. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian sampai 1000 m dpl. dan meluas sampai ke 25° LS pada lahan yang ternaung. Pertumbuhan dan pembungaannya sangat terhambat oleh turunnya udara dingin, serta hujan salju yang ringan saja sudah dapat membunuh pohon sirsak. Musim kering dapat mendorong luruhnya daun dan menyelaraskan pertumbuhan memanjang d an pembungaan dalam batas-batas tertentu. Hasil panen dapat lebih tinggi pada cuaca demikian, asalkan kelembapan yang tinggi berlangsung selama periode pembentukan buah; ada indikasi bahwa untuk Annona spp. lainnya, balk kelembapan yang sangat tinggi maupun sangat rendah, dapat merusak pembentukan buah. Jika kelembapan cenderung rendah, dianjurkan untuk memberikan naungan agar transpirasi dapat dikurangi (juga karena pohon sirsak dangkal perakarannya). Sebagian besar tipe tanah cocok untuk tanaman ini, tetapi drainasenya harus balk, sebab pohon sirsak tidak tahan terhadap genangan air.
Pedoman Budidaya
Perbanyakan dan penanaman Pohon sirsak dapat diperbanyak dengan klon, terutama melalui berbagai teknik penempelan dan penyambungan pada batang bawah yang diperbanyak dengan semai, seperti dipraktekkan di berbagai wilayah Amerika (misalnya di Kolumbia dan Venezuela). Akan tetapi, umumnya sirsak ditumbuhkan dari benih. Semai dapat dipakai, sebab populasi yang tumbuh cukup seragam dan benih dari kultivar manis, misalnya, pada umumnya sifatnya sama dengan induknya, serta karena fase yuananya hanya berlangsung 2-4 tahun. Benih dapat ditanam langsung di ladang atau disemaikan dahulu di persemaian. Setelah 2030 hari, 85-90% dapat berkecambah dan semai itu dapat dipindahkan ke lapangan setelah 6-8 bulan. Pemotongan separuh daun dan kadang-kadang perompesan daun diperlukan untuk memindahtanamkan semai yang sebelumnya tidak ditumbuhkan dahulu dalam wadah. Jarak tanam di kebun buah sebaiknya antara 3 m x 4 m dan 4 m x 6 m. Berkat kecilnya ukuran pohon dan cepatnya berbuah, sirsak dapat ditanam sebagai tanaman sela di antara pohon buah-buahan yang lebih besar, seperti mangga, avokad, dan kecapi. Jika tanaman utamanya membutuhkan ruangan, pohon sirsak dapat ditebang.
Pemeliharaan
Lahan di sekitar pangkal pohon sirsak sebaiknya terbebas dari gulma atau ditutup oleh mulsa untuk menghindari dehidrasi dari perakarannya yang dangkal itu pada musim kemarau. Sirsak toleran terhadap keadaan tanah yang kering, tetapi pohonnya akan meluruhkan terlalu banyak daun jika mengalami kekeringan yang berkepanjangan; dalam situasi demikian pohon sirsak akan tertolong oleh pengairan tambahan. Pemupukan dengan pupuk kandang dan/atau NPK dalam dosis kecil beberapa kali dalam setahun dapat mendorong pertumbuhan dan pembuahan, tetapi tidak diperoleh data kuantitatif mengenai kebutuhan pupuk atau banyaknya pupuk daun yang dianjurkan. Pohon sirsak biasanya dapat mencapai bentuk yang memuaskan, tetapi dalam beberapa kasus diperlukan usaha sedini mungkin membatasi pohon itu hanya berbatang tunggal, yaitu dengan cara memotong cabang-cabang yang akan menyainginya. Tunas air (water sprout), cabang-cabang yang tumpang-tindih dan bergerombol juga harus dibuang. Kurang baiknya penyerbukan kiranya merupakan faktor pembatas utama dalam jumlah hasil, dan untuk menghilangkan kendala ini dianjurkan untuk penyerbukan dengan tangan. Akan tetapi, hal ini jarang dilakukan dan hanya dapat berlangsung jika ada masa pembungaan yang jelas.
Hama dan Penyakit
Selama vigor pohon dapat dipertahankan, kerusakan yang serius disebabkan oleh penyakit dan hama umumnya terbatas hanya pada buah. Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides merupakan penyakit utama pada sirsak di daerah yang lembap. Produksi buah sirsak dapat menyusut sekali karena bunga dan buahnya terserang penyakit sehingga menjadi busuk atau keriput; selanjutnya penyakit ini juga mengganggu buah, daun, batang, dan pematangan buah. Di Hindia Barat ada anjuran agar diadakan seleksi terhadap kemampuan pembentukan buah dalam kondisi lingkungan yang lembap. Jika terjadi musim kemarau barangkali ada kemungkinan untuk mempercepat pembungaan dan pembentukan buah agar terhindar dari periode kelembapan yang tinggi. Penyakit busuk coklat batang (Corticium sp.) menyerang pohon sirsak dan menyebabkan busuknya cabang dan mungkin membunuh pohonnya juga. Pembersihan yang sebaik-baiknya menjelang akhir musim kemarau, termasuk pembakaran bagian-bagian pohon yang terserang, dapat menolong untuk menahan penyakit pada musim hujan berikutnya. Kutu perisai seringkali menyerang pohon sirsak, dan kutu bubuk dapat bergerombol banyak sekali pada buah sirsak. Jika semut dapat diberantas dengan baik, musuh-musuh alaminya akan mampu menanggulangi hama ini. Buah dapat dibungkus untuk menghindari kerusakan yang disebabkan oleh lalat buah. Annonaepestis bengalella adalah penggerek buah sirsak, dan ngengat ini tersebar dari India sampai ke Jawa dan Filipina. Ulat besar dari kupu-kupu Meganotron rufescens dan Papilio agamemnon sering sekali dijumpai memakan daun sirsak. Kerusakan yang disebatkan oleh ketiga jenis hama ini umumnya belum sampai mengharuskan dilakukannya pemberantasan secara kimiawi.
Panen dan Pasca Panen
Buah sirsak sebaiknya dipanen setelah tua benar tetapi masih keras. Buah ini dianggap tua jika duri-durinya sudah saling berjauhan dan warna kulitnya yang tadinya hijau berkilat telah berubah menjadi hijau kusam atau hijau kekuning-kuningan. Jika dipetik terlalu awal, kualitas buah akan jelek. Sebaliknya jika buah dibiarkan matang di pohon, seringkali buah itu dimakan oleh kelelawar sebelum jatuh ke tanah. Di daerah yang iklimnya tidak mengenal musim, buah sirsak dapat dijumpai sepanjang tahun, tetapi biasanya pohon sirsak memiliki 1-3 kali masa panen, dengan puncaknya yang nyata pada masa musim utama. Buah harus dipetik secara selektif; dipotong gagangnya dengan pisau yang tajam atau gunting setek, kemudian disimpan di dalam keranjang bambu yang telah dialasi dengan bahan yang empuk, seperti jerami.

Rabu, 26 Januari 2011

Pengendalian Lalat Buah

Lalat Buah merupakan hama potensial perusak utama hasil buah-buahan dan tanaman hortikultura lainnya.Kerusakan yang ditimbulkannya memang terbatas pada hasil buah saja. Buah menjadi berulat, rusak, dan busuk terkontaminasi oleh bakteri. Sedangkan tanamannya sendiri tidak terganggu, tetap normal, tumbuh sehat, serta akan berbunga dan berbuah seperti biasanya. Larva memakan daging buah, namun tidak mengganggu biji yang terdapat didalamnnya.Untuk menekan, mencegah, memberantas, dan mengeradikasi serangan lalat buah dapat dilakukan tindakan-tindakan antara lain :
  1. Sanitasi kebun,  dengan tujuan untuk memutus atau mengganggu siklus kehidupan lalat.Bentuk sanitasi yang perlu dilakukan diantaranya:
    • Buah-buah yang gugur dikumpulkan setiap hari lalu dibakar sehingga larva yang masih terdapat didalam buah tidak dapat meneruskan siklus hidupnya untuk berkepompong didalam tanah.
    • Lahan dibawah tajuk sebaiknya dicacah agak dalam, merata dan agak kering.kepompong yang terdapat didalam tanah akan terkena sinar matahari, akhirnya mati.
    • Semak-semak disekitar areal pertanaman, sampai radius 1.5 -  3 km, yang merupakan tempat hunian lalat dewasa pada saat tidak musim buah sebaiknya dibabat.
  1. Pembungkusan buah, untuk menghindari tusukan langsung alat peletak telur lalat buah betina maka perlu dibungkus buah tersebut sedini mungkin.Bahan pembungkus dapat menggunakan koran bekas, plastik yang berlobang atau pembungkus khusus.
  2. Pengasapan kebun, Lalat buah ternyata tidak menyukai asap. Asap diduga juga mengganggu dan memperulit gerak lalat. Pengasapan disekitar pohon dapat mengusir lalat, efektif selama tiga hari.
  3. Pemberantasan secara kimia, Menggunakan bahan-bahan kimia yang dapat langsung disemprotkan ke tanaman, sekitaran tanaman ataupun dapat menggunakan sistem perangkap lalat buah
  4. Pemberantasan secara biologi, Lalat buah memiliki musuh alami anataranya golongan semut, lebah dan tawon. Musuh alami ini memarasit larva dan pupanya, khususnya larva yang baru keluar dari buah untuk berkepompong. Pemberantasan cara ini cukup efektif dan efisien.